Keterangan Gambar : (Sumber Foto: Dokumen Pribadi)
Ramadhan tiba (3x)
Marhaban Ya Ramadhan (4x)
Ramadhan tiba (3x)
Marhaban Ya Ramadhan (4x)
Ramadhan tiba semua bahagia
Tua dan muda bersuka cita
Bulan ampunan bulan yang berkah
Bulan terbebas api neraka
Andaikan saja Ramadhan semua
Bulan yang tiba bulan yang ada
Karena besarnya setiap pahala
Yang di janjikan kepada kita
Marhaban Ya Ramadhan (4x)
Dalam bersahur ada pahala
Dalam berbuka alangkah indah
Menahan diri menahan lidah
Menjaga hati menjaga mata
Banyakkan amal hari-harinya
Pahala datang berlipat ganda
Berlomba lomba untuk ibadah
Dunia bahagia surga nantinya
Ramadhan tiba (3x)
Ramadhan tiba (3x)
Dan semoga setiap jiwa
Diberikan ampunanNya
Dan semoga hapus semua
Kesalahan setiap jiwa
Marhaban Ya Ramadhan (16 x)
(Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=aNhAadimMGs)
Sebagaimana dipahami, bahwa 1 Ramadhan 1444
hijriyah telah tiba dan bertepatan dengan hari kamis, 23 Maret 2023. Kegiatan
Ramadhan menjadi momen yang ditunggu-tunggu semua muslim sedunia, termasuk
masyarakat muslim Indonesia, baik yang hidup diperkotaan maupun diperkampungan,
pedesaan.
Banyak aktivitas atau kegiatan-kegiatn menarik yang menjadi aktivitas para muslim dan muslimah selama bulan Ramadhan. Misalnya, seperti yang dipublikasikan dalam www.rumah.com pada 08 Maret 2023, menyebut sedikitnya ada 12 kegiatan yang menarik dan bermanfaat di bulan Ramadan, 10 diantaranya yaitu: Kegiatan Tadarus, Kegiatan Membangunkan Sahur, Kegiatan Buka Puasa Bersama, Kegiatan Sahur On The Road, Kegiatan Ngabuburit, Kegiatan Bagi-bagi Takjil, Kegiatan I’tikaf di Masjid, Kegiatan Pesantren Kilat, Kegiatan Menonton Kajian Online, Kegiatan Safari Ramadhan dan lainnya.
Komunitas santri pedesaan juga memiliki
kegiatan-kegiatan unik lainnya, misalnya kegiatan kopi darat (kopdar)
religi komunitas santri yang biasanya dilaksanakan setiap sabtu malam Ahad, oleh para pengurus remaja musholla remus ‘Al-Kurmain’ Tunggakcerme, salah satu desa di Wonomerto, Probolinggo, Jawa Timur.
Narasumber dalam kegiatan kopdar religi
tersebut antara lain; ustadz Farihin, ustadz Hasin, ustadz Agos, ustadz Orep,
dan lainnya. Mereka adalah para alumni beberapa pesantren di Probolinggo dan Malang
dan juga masih aktif sebagai anggota NU kecamatan Wonomerto.
Pembahasan santai tapi serius tentang ilmu-ilmu
dasar agama Islam yang ingin dipelajari secara lebih mendalam, seperti tentang wudhu
yang baik, tentang shalat-shalat wajib dan sunnah, tentang pernikahan dalam Islam,
tentang sejarah para pendakwah (walisanga) dan atau pendiri pondok pesantren di
Probolinggo, Pasuruan, Malang, Situbondo, Lumajang, Jember, Banyuwangi dan
Bondowoso dan seterusnya.
Peserta kopdar Religi biasanya berjumlah
10 orang dan tidak terbatas usia, serta beragam profesi; ada yang guru, dosen,
mahasiswa, petani, pedangang, peternak dan lainnya. Mereka, sangat antusias dalam
kopdar religi karena belajarnya di waktu malam sekaligus sebagai wadah
silaturrahmi diantara teman-teman sekampung.
“Kegiatan mingguan yang kami lakukan ini, sudah
berjalan sekitar 7 tahun. Khusus di malam Ramadhan, biasanya kami kopdar religi
hampir setiap malam, walaupun tidak direncanakan secara pasti lokasinya, bisa di tempat ibadah Masjid atau Musholla terdekat. Itulah
kebahagiaan bagi kami menyambut bulan Ramadhan dengan cara mengkaji ilmu-ilmu
agama yang memang sangat luas dan relevan dengan semua aspek kehidupan kita sehari-hari.”
Terang Abdullah Ahmad.
Tradisi bincang santai tentang keagamaan ini
sebenarnya sudah diamalkan oleh semua warga NU baik yang berada dipedesaan
maupun diperkotaan. (MI/Fhn)